 |
Foto: Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan bersama Kadis PUPR Kapuas Hulu, Marthen dan Camat Putussibau Utara, Yohanes Telajan meninjau lokasi pembangunan Jembatan Gantung Tanung Karang - Padua, Putussibau Utara, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Senin (22/12/2025)/ Yohanes Santoso
|
Kapuas Hulu, khatulistiwa media - Bupati Kapuas Hulu meninjau persiapan pembangunan Jembatan Gantung di Dusun Ida Beraan, Desa Tanjung Karang dan Dusun Long Miting, Desa Padua, Kecamatan Putussibau Utara, Senin (22/12/2025). Dalam peninjauan menggunakan kendaraan roda dua tersebut Bupati Fransiskus didampingi Kepala Dinas PUPR Kapuas Hulu, Marthen dan Camat Putussibau Utara, Yohanes Telajan.
Selain peninjauan lokasi pembangunan jembatan gantung, Bupati Fransiskus juga memantau kodisi jalan Desa Padua yang terkena abrasi sungai Mendalam. Kemudian memantau progres pekerjaan ruas Jalan Datah Diaan - Simpang Mupa, Kecamatan Putussibau Utara, yang dibangun lewat program Inpres Jalan Daerah (IJD).
Bupati Fransiskus mengatakan pembangunan jembatan gantung dari Desa Tanjung Karang menuju Desa Padua sangat penting. Jembatan ini akan membantu masyarakat untuk mendapatkan akses layanan kesehatan, pendidikan dan meningkatkan perekonomian masyarakat di desa.
"Selama ini anak-anak sekolah itu menyeberang menggunakan perahu kecil dan itu rawan ketika terjadi banjir, ada juga masyarakat yang menggunakan jasa perahu penyebrangan untuk kedaraan dan mobilitas mereka. Sebab itu adanya jembatan ini akan sangat membantu anak-anak yang sekolah dan masyarakat umum," ucapnya.
Fransiskus mengatakan jembatan gantung ini akan dibangun dari Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia dengan total anggaran Rp 11 miliar. "Jembatan gantung ini sifatnya permanen, fisiknya sama dengan yang sudah terbangun di wilayah Nanga Raun, Bunut Hilir, Silat Hulu, dan Ariung Mendalam," pungkasnya.
Selanjutnya terkait jalan Padua yang terkena longsor, Fransiskus mengatakan itu perlu dilakukan pengkajian terkait dengan metode yang tepat dalam penanganannya, apakah dibarau atau metode lainnya. "Teknisnya akan dilakukan oleh Dinas PUPR Kapuas Hulu," ucapnya.
 |
| Foto: Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan meninjau lokasi pekerjaan Inpres Jalan Daerah (IJD) di Ruas Jalan Datah Diaan - Simpang Mupa, Putussibau Utara, Kapuas Hulu, Senin (22/12/2025)/ Yohanes Santoso |
Sehubungan dengan pekerjaan IJD di Ruas Jalan Datah Diaan - Simpang Mupa, kata Fransiskus, pekerjaan sudah hampir selesai. Menurutnya pekerjaan sudah tercapai lebih dari 98 persen dan selesai dalam waktu dekat, bila cuaca mendukung. Selain daerah tersebut IJD juga akan dibangun di 7 ruas jalan lainnya yang ada di Kapuas Hulu. IJD merupakan program dari Kementerian PU yang dikawal oleh Lasarus, Ketua Komisi V DPR RI.
"Kita sadari Kapuas Hulu itu luas, menangani infrastrukturnya tidak mudah, sebab itu kita terus berupaya mendapatkan dukungan pembangunan dari APBN, lewat pak Lasarus Ketua Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur," tegasnya "Kita bersyukur tahun ini dapat dan semoga bisa berkelanjutan," tutur Fransiskus.
Bupati Kapuas Hulu berharap kepada masyarakat Kapuas Hulu yang wilayahnya belum terbangun untuk bersabar. Pihaknya terus berupaya agar mendapatkan pendaan pembangunan dari berbagai program yang tersedia di Pemerintah Pusat. "Kita terus berusaha agar pembangunan dapat terus berlanjut secara berkala, namun kami juga meminta masyarakat dapat bersabar karena wilayah Kapuas Hulu luas, tidak bisa sekaligus pembangunannya, apalagi anggaran daerah sangat terbatas," tuntas Fransiskus.
Penulis : Yohanes Santoso
#MembangunDariPinggiran #JembatanGantungTanjungKarang #Blusukan