Karhutla di Kapuas Hulu Capai 83,5 Hektare, BPBD Lakukan Pemadaman Intensif
![]() |
| Foto: Upaya pemadaman kebakaran hutan oieh BPBD Kapuas Hulu dan tim di wilayah Kecamatan Jongkong, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Sabtu (7/2/2026)/ Dok.BPBD Kapuas Hulu |
Kapuas Hulu, khatulistiwa media - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu melaporkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Jongkong Kiri Hilir, Kecamatan Jongkong, mencapai luas sekitar 83,5 hektare.
Kepala BPBD Kabupaten Kapuas Hulu, Gunawan, mengatakan kebakaran terjadi di kawasan Danau Sekawi, tepatnya di wilayah Jerojak dan Kakah Bajang.
"Kebakaran terjadi di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) seluas kurang lebih 3,5 hektare dan sekitar 80 hektare di kawasan hutan lindung," ujar Gunawan saat ditemui di Putussibau, Kamis (12/2/2026).
Gunawan menjelaskan, laporan awal diterima dari Kepala Desa Jongkong Kiri Hilir pada 5 Februari 2026 pukul 15.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan langsung melakukan operasi penanganan berupa penetrasi, pemadaman, dan pendinginan sejak 6 hingga 9 Februari 2026.
Ia menyebut, lahan yang terbakar merupakan jenis tanah gambut dengan jarak sekitar 8 kilometer dari pemukiman masyarakat.
"Tim melakukan operasi pemadaman darat dengan jarak sumber air menuju titik api kurang lebih 450 meter," jelasnya.
Operasi pemadaman dilakukan setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 19.00 WIB. Tim gabungan yang terlibat terdiri dari BPBD Kapuas Hulu, KPH Kapuas Hulu Wilayah Utara, Polsek Jongkong, Koramil 1206-09 Jongkong, BBTNBKDS, Manggala Agni, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Dalam operasi tersebut, petugas mengerahkan sejumlah sarana dan prasarana, di antaranya satu unit mobil patroli Hilux, satu mesin jinjing, satu mesin apung, dua unit nozel (lurus dan gun), enam unit handy talky (HT), 10 gulung selang 1,5 inci, satu selang hisap, serta satu unit long boat mesin 9,8 HP.
Penulis : Yohanes Santoso
#KebakaranHutan
#BPBDKapuasHulu
