Pembangunan Jalan Nanga Danau - Nanga Bunut Berlanjut, Lasarus : Spesifikasinya Jalan Nasional
![]() |
| Foto: Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus bersama Chandra, Kepala BPJN Kalbar, Fransiskus Diaan, Bupati Kapuas Hulu meninjau pembangunan di ruas jalan Nanga Danau - Nanga Bunut Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (26/2/2026)/ Yohanes Santoso |
Kapuas Hulu, khatulistiwa media - Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus bersama pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Barat meninjau pembangunan di ruas jalan Nanga Danau - Nanga Bunut Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (26/2/2026). Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan dan Ketua DPRD Kapuas Hulu, Yanto SP turut serta dalam kegiatan tersebut.
Lasarus mengatakan pekerjaan di tahun 2025 ini ada 4 segmen dengan total sepanjang 3,7 kilometer. Jalan dibangun berstandar nasional.
Untuk total luas jalan yang masih perlu ditangani di lokasi tersebut sekitar 30 kilometer. "Selain masih panjang jalan yang harus ditangani, tadi saya lihat ada beberapa jembatan yang rusak dan perlu segera ditangani," ucapnya.
Lasarus menegaskan untuk jembatan yang rusak tersebut agar lebih cepat penanganannya bisa dibagi, ada yang ditangani oleh Pemkab Kapuas Hulu dan ada juga yang ditangani lewat APBN.
Berdasarkan masukan dari beberapa tokoh masyarakat setempat, kata Lasarus, ada beberapa jembatan yang sering tergenang banjir. Oleh sebab itu Pemda Kapuas Hulu perlu juga memperhatikan spek pembangunan saat terjadinya banjir. "Jangan sampai jalan dan jembatan yang dikerjakan tidak memperhatikan aspek banjir tersebut karena ini ada masukan dari beberapa tokoh masyarakat kepada saya," tuntasnya.
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan mengatakan bahwa penanganan ruas jalan Nanga Danau - Nanga Bunut membutuhkan dukungan lebih lanjut dari Kementerian PU dan Ketua Komisi V DPR RI. "Supaya jalan ini bisa tuntas sampai ke pusat Kecamatan Bunut Hilir," ucapnya.
Dia juga menanggapi terkait dengan keadaan jembatan yang rusak di jalur Nanga Danau - Nanga Boyan. Menurutnya jembatan tersebut dapat diupayakan pembangunannya oleh Pemda Kapuas Hulu.
"Untuk penanganan jembatan rusak di jalur Nanga Boyan - Nanga Danau ini mungkin masih bisa diupayakan Pemerintah Daerah, tapi kalau jalan dari Nangga Danau ke Nanga Bunut ini yang tidak mampu dari Pemerintah Daerah dan membutuhkan dukungan Pemerintah Pusat," tuntas Fransiskus.
Penulis: Yohanes Santoso
#IJD2026 #Lasarus #DPR #kapuashulu #fransiskusdiaan #bupati
