Terdampak Efisiensi Bupati Sis Minta Maaf Usulan Masyarakat Tidak Bisa Terakomodir
![]() |
| Foto: Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan/ Istimewa |
KAPUAS HULU, khatulistiwa media - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2026 minim karena terdampak kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat. Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan memohon maaf kepada masyarakat lantaran usulan pembangunan yang disampaikan ke pihaknya tidak bisa terakomodir.
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus mengatakan efisiensi anggaran dialami seluruh daerah termasuk Kapuas Hulu. Ini tentu berdampak ke pembangunan di Kapuas Hulu.
"Usulan masyarakat dan desa yang masuk ke kami tidak dapat terlaksana, mohon maaf dan mohon pengertian masyarakat, kades serta camat," ujarnya di Gedung SATAP Pemda Kapuas Hulu, Senin (9/2/2026).
Bupati Kapuas Hulu mengharapkan agar camat dan kades membantu untuk mensosialisasikan keadaan pemerintahan saat ini ke masyarakat. "Agar mereka dapat pahami keadaan kita ini," ucapnya.
Selama ini, kata Fransiskus, banyak masyarakat menyuarakan kebutuhan pembangunan, tapi efisiensi anggaran memberi dampak kepada daerah. "Sehingga Pemda tidak bisa melakukan pembangunan itu," pungkasnya.
Bupati Kapuas Hulu menegaskan saat Rakornas yang dipimpin Presiden Prabowo, Forkopimda Kapuas Hulu hadir di Jakarta. Semua daerah dihimbau untuk mendukung ketahanan pangan, MBG, koperasi merah putih dan lainnya.
"Sebab itu saya minta camat se-Kapuas Hulu monitor seluruh program pemerintah pusat di lapangan," ujarnya
Bupati Kapuas Hulu menegaskan dirinya yakin bahwa program pemerintah pusat punya tujuan yang baik.
"Ayo kita sukseskan, awasi dan monitor. supaya cita-cita Presiden bisa terwujud dan bermanfaat untuk seluruh masyarakat," tuntas Fransiskus.
Penulis: Yohanes Santoso
#Efisiensianggaran
#beritakapuashulu
#informasikapuashulu
