OMK Putussibau dan Remaja Masjid Darunnajah Berbagi Takjil, Merawat Toleransi di Bulan Ramadan
![]() |
| Foto: OMK HSPMTB Putussibau dan Remaja Masjid Agung Darunnajah Putussibau membagikan takjil kepada warga di simpang Masjid Agung Darunnajah Putussibau, Jalan Kom Yos Sudarso, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, pada Jumat (13/3/2026) sore/ Istimewa |
Kapuas Hulu, khatulistiwa media – Suasana hangat penuh kebersamaan terlihat di simpang Masjid Agung Darunnajah Putussibau, Jalan Kom Yos Sudarso, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, pada Jumat (13/3/2026) sore. Menjelang waktu berbuka puasa, puluhan anak muda dari lintas agama berdiri di tepi jalan sambil membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas.
Kegiatan berbagi takjil gratis tersebut dilaksanakan oleh Orang Muda Katholik (OMK) Paroki Hati Santa Maria Perawan Tak Bernoda Putussibau bersama remaja Masjid Agung Darunnajah Putussibau. Aksi sosial ini dimulai sekitar pukul 16.45 WIB dan disambut antusias oleh masyarakat, terutama para pengendara yang sedang dalam perjalanan menjelang waktu berbuka.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Ketua OMK Paroki Hati Santa Maria Perawan Tak Bernoda Putussibau, Fidella Agnes Evifani, yang menggandeng remaja Masjid Agung Darunnajah untuk berkolaborasi. Mereka mengusung tema “Mari bersama-sama menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Kapuas Hulu.”
Menurut Fidella, kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan untuk berbuka puasa, tetapi juga menjadi pesan penting tentang kebersamaan di tengah keberagaman.
“Sebagai generasi muda, kami merasa penting untuk terus menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Apalagi di momen Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, semangat kebersamaan harus semakin kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan, situasi yang harmonis di tengah masyarakat merupakan salah satu kunci terciptanya keamanan dan kenyamanan di wilayah Kapuas Hulu. Karena itu, anak muda memiliki peran penting dalam merawat persatuan melalui kegiatan sosial yang sederhana namun bermakna.
"Kolaborasi antara OMK dan remaja masjid ini juga menjadi simbol nyata bahwa perbedaan agama tidak menjadi penghalang untuk saling mendukung dan berbagi kebaikan," ujar Fidella.
Menjelang azan Magrib, ratusan paket takjil yang disiapkan pun hampir seluruhnya habis dibagikan. Senyum warga yang menerima takjil menjadi penutup manis sore itu—sebuah gambaran bahwa kebersamaan lintas iman dapat hadir dalam bentuk sederhana, namun membawa makna besar bagi kehidupan bermasyarakat.
Penulis: Yohanes Santoso
#BagiTakjil #OMK #RemajaMasjid #Toleransi #KapuasHulu #BeritaKalimantan
