KAPUAS HULU, khatulistiwamedia.co.id - Pada tahun ini Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kapuas Hulu mengalami efisensi anggaran yang cukup besar yakni Rp 480 miliar. Hal ini membuat Pemda Kapuas Hulu terbatas dalam melakukan penanganan infrastruktur dasar seperti pembangunan jalan dan jembatan.
Saat ini ada beberapa wilayah di Kabupaten Kapuas Hulu yang sangat membutuhkan perhatian pembangunan jalan dan jembatan. Adapun yang sering menjadi keluhan masyarakat di media sosial Facebook dan Instagram adalah keadaan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Kecamatan Embaloh Hilir dan Kecamatan Silat Hulu. Banyak spot kerusakan jalan dan jembatan di dua wilayah tersebut dan butuh perhatian Pemerintah.
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, merespon terkait keluhan masyarakat akan keadaan jalan dan jembatan yang rusak di kecamatan Silat Hulu dan Embaloh Hilir. Dia menjelaskan terkait dengan akses darat di Silat Hulu cukup luas, tidak dapat semuanya dilakukan perbaikan.
"Silat Hulu itu punya banyak jalur darat dan wilayahnya luas, saking panjang jalannya belum mampu kita lakukan perbaikan menyeluruh. Namun kita sudah upayakan tahun ini agar sebisanya melakukan penanganan pemeliharaan jalan dan jembatan rusak lewat UPT PJJID," ujarnya di Putussibau, Selasa (19/5/2026).
Selain di kecamatan Silat Hulu, pria yang akrab disapa Bang Sis ini juga merespon keluhan masyarakat di Kecamatan Embaloh Hilir. Dia menjelaskan bahwa pembangunan kearah Embaloh Hilir perlu biaya yang sangat besar dan Pemda Kapuas Hulu tidak mampu menuntaskan sekaligus.
Ditegah terbatasnya anggaran saat ini Pemda Kapuas Hulu sudah berupaya membuka jalan sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada."Untuk jalan ke Kecamatan Embaloh Hilir, tahun ini baru bisa kita coba tangani sampai ke Ujung Bayur," ujarnya.
Bupati Sis menegaskan Pemda Kapuas Hulu juga ingin segera menyelesaikan pembangunan jalan dan jembatan agar berstatus mantap, namun keterbatasan anggaran membuat hal tersebut hanya bisa dilakukan bertahap.
"Pemda Kapuas Hulu sudah memetakan jalur-jalur yang perlu dibangun, tapi keterbatasan anggaran membuat Pemda tidak bisa berbuat banyak. Kita sulit untuk membangun jalan di daerah kita yang luas ini, apalagi untuk mencapai jalan yang mantap satu kilo meternya butuh Rp 5 miliar, sementara jalan kabupaten ini ada sekitar 2000an kilo meter," ujarnya "Sebab itu kami juga berharap masyarakat dapat mengerti keadaan ini, dan tetap mendukung ketika ada pembangunan dari Pemerintah masuk ke daerahnya," tuntas Bupati Sis.
Penulis : Yohanes Santoso
#berita #informasi #fransiskusdiaan