 |
| Foto: Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan meresmikan delapan ruas jalan yang dibangun melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD). Peresmian secara simbolis dipusatkan di Dusun Buak Mau, Desa Buak Limbang, Kecamatan Pengkadan, pada Jumat (5/6/2026)/ Yohanes Santoso |
KAPUAS HULU, khatulistiwamedia.co.id - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, meresmikan delapan ruas jalan yang dibangun melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD). Peresmian secara simbolis dipusatkan di Dusun Buak Mau, Desa Buak Limbang, Kecamatan Pengkadan, pada Jumat (5/6/2026).
Pembangunan infrastruktur ini merupakan hasil sinergi Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum. Fransiskus Diaan menyampaikan apresiasi mendalam kepada berbagai pihak, khususnya Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, yang dinilai konsisten mengawal aspirasi pembangunan di wilayah tersebut.
"Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat dan Bapak Lasarus yang telah mengawal aspirasi daerah," ujarnya.
Bupati Kapuas Hulu memaparkan pembangunan IJD untuk Kapuas Hulu terus meningkat, dari 4 ruas jalan pada 2023, 5 ruas pada 2024. "Hingga kini kita mendapatkan alokasi 8 ruas jalan dengan total nilai mencapai Rp 164 miliar," ujarnya.
Berikut adalah daftar 8 ruas jalan yang mendapatkan alokasi pembangunan melalui Inpres Jalan Daerah:
1. Simpang Mupa - Datah Diaan (Kec. Putussibau Utara)
2. Lingkar Mupa - Transmigrasi (Kec. Putussibau Utara)
3. Simpang Senara - Simpang Sekubah (Kec. Hulu Gurung/Jongkong)
4. Menendang - Nanga Temenang (Kec. Pengkadan/Jongkong)
5. Tekalong - Tanjung (Kec. Mentebah)
6. Simpang Empat Suruk - Nanga Payang (Kec. Bunut Hulu)
7. Nanga Danau - Nanga Bunut (Kec. Boyan Tanjung/Bunut Hilir)
8. Buak Mau - Riam Mangelai (Kec. Pengkadan/Boyan Tanjung)
Ruas jalan yang diresmikan di Dusun Buak Mau – Riam Mangelai menjadi sorotan utama dalam kegiatan kali ini. Jalan sepanjang 3,714 kilometer tersebut kini telah ditingkatkan perkerasannya dari kerikil menjadi aspal dengan nilai kontrak mencapai Rp21,2 miliar. Pembangunan ini dinilai krusial karena menjadi akses vital bagi sejumlah desa di Kecamatan Boyan Tanjung dan Pengkadan.
Selain ruas tersebut, terdapat dua proyek strategis lainnya yang telah tuntas dikerjakan pada tahun 2026, yakni ruas jalan Simpang Senara - Simpang Sekubah dan ruas jalan Menendang - Nanga Temenang.
Dalam arahannya, Bupati Fransiskus Diaan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga dan memelihara infrastruktur yang telah terbangun agar usia pakai jalan lebih panjang dan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu lama.
"Mari kita manfaatkan jalan ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Saya juga mengajak warga untuk terus mendukung program pemerintah, baik pusat maupun kabupaten, agar pembangunan berkelanjutan dapat terus berjalan demi kesejahteraan masyarakat luas," tutupnya.
Penulis: Yohanes Santoso
#Inpresjalandaerah #kapuashulu #kalimantanbarat #informasi #berita #fransiskusdiaan