HUT ke 131 Kota Putussibau, Yayasan Kaban Begulai Inisiasi Kegiatan Cek Golongan Darah dan Donor Darah
KAPUAS HULU, khatulistiwamedia.co.id - Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Putussibau ke-131, Yayasan Kaban Begulai menggelar aksi kemanusiaan berupa pemeriksaan golongan darah dan donor darah massal. Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Satap Kapuas Hulu ini berlangsung sejak Kamis hingga Minggu, 7 Juni 2026.
Ketua Yayasan Kaban Begulai, Willibrodus Lasah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kapuas Hulu, Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (Patelki), Pemerintah Daerah, serta Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kapuas Hulu.
"Kami menginisiasi kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Seringkali kita melihat warga yang membutuhkan darah di rumah sakit kesulitan mencarinya karena kendala stok dan ketidaktahuan akan golongan darah mereka sendiri," ujar Willibrodus, Jumat (5/6/2026).
Hingga hari kedua pelaksanaan, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Tercatat 100 kartu golongan darah telah diterbitkan, sementara untuk aksi donor darah, terkumpul sebanyak 15 kantong darah dengan rincian 7 kantong pada Kamis dan 8 kantong pada Jumat.
Tidak berhenti pada perayaan HUT kota, Yayasan Kaban Begulai kini tengah mematangkan rencana untuk membawa program cek golongan darah ini hingga ke tingkat desa.
Menurut Willibrodus, langkah ini diambil untuk membangun sistem pendataan warga di pelosok. Ia menyoroti fenomena di mana keluarga pasien seringkali kesulitan saat harus melakukan donor darah darurat karena tidak mengetahui kecocokan golongan darah mereka.
"Rencana kami, ke depan kami akan bekerja sama dengan kepala desa dan tenaga medis setempat. Tujuannya agar kita punya database golongan darah warga di desa. Jadi, jika ada warga yang membutuhkan, kita sudah tahu siapa yang bisa mendonorkan darahnya," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa edukasi menjadi fokus utama dalam program jemput bola ini. Pihaknya akan menyertakan sesi penyuluhan untuk meluruskan persepsi keliru masyarakat mengenai donor darah.
"Selama ini ada pemahaman yang salah soal donor darah. Kami akan lakukan penyuluhan terlebih dahulu agar masyarakat lebih paham, kemudian kita lakukan screening agar warga yang memenuhi syarat bisa menjadi pendonor aktif," pungkasnya.
Penulis: Yohanes Santoso
#yayasankabanbegulai #willibroduslasah #donordarah #kapuashulu #kalimantanbarat
