Musprov ke III APINDO Kalbar di Putussibau Sukses
![]() |
| Foto: Ketua Carataker DPP APINDO Kalbar, Edy Suhita pada acara Musprov ke III DPP APINDO Kalbar di Aula Hotel Banana, Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, pada Selasa (9/6/2026)/Yohanes Santoso |
KAPUAS HULU, khatulistiwamedia.co.id -Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPP APINDO) Kalimantan Barat mencetak sejarah baru dengan menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-III di wilayah perbatasan, tepatnya di Aula Hotel Banana, Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, pada Selasa (9/6/2026).
Agenda lima tahunan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kapuas Hulu serta perwakilan Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) APINDO se-Kalimantan Barat. Selain menjadi momen evaluasi dan penguatan internal, Musprov kali ini berfokus pada strategi transformasi ekonomi demi menciptakan lapangan kerja formal yang lebih layak.
Ketua Caretaker DPP APINDO Kalbar, Edy Suhita, mengungkapkan rasa bangganya atas terselenggaranya acara ini di Bumi Uncak Kapuas. Menurutnya, pemilihan lokasi ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi organisasi.
"Ini pertama kalinya Musprov dilakukan di Kabupaten Kapuas Hulu, atas izin ibu Ketua DPN APINDO, Shinta Widjaja Kamdani. Ini sejarah sekaligus kehormatan bagi kami. Momen lima tahunan ini sangat penting untuk evaluasi dan memperkuat organisasi. Saya mengapresiasi dedikasi dan dukungan semua pihak atas suksesnya kegiatan ini," ujar Edy.
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) APINDO, Franciscus Maria Agustinus Sibarani, yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Kapuas Hulu, menyampaikan pesan optimisme dari pusat. Ia menekankan bahwa Musprov ini harus berkontribusi nyata bagi penguatan organisasi demi mendongkrak perekonomian Kalimantan Barat.
Pria yang akrab disapa Franky Sibarani ini membeberkan tantangan riil yang dihadapi Kalbar saat ini, di mana angka pengangguran masih didominasi oleh kelompok usia muda dan mayoritas pekerja berada di sektor rentan.
"Tantangan lapangan usaha adalah visi utama APINDO. Maka misi utamanya adalah membuka lapangan kerja formal. Namun, ini ada tantangan. Kita harus mengubah struktur ekonomi agar mampu menghasilkan lapangan kerja formal yang lebih layak. APINDO Kalbar harus mengambil peran, mulai dari sektor logistik hingga pengembangan produk turunan," tuntas Franky.
Penulis: Yohanes Santoso
#apindo #kapuashulu #kalimantanbarat #sukardi
