 |
Foto: Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus bersama Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, Kepala BPJN Kalbar, Chandra dan Ketua DPRD Kapuas Hulu, Yanto SP meninjau pekerjaan jembatan gantun di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Senin (27/7/2026)/ Yohanes Santoso
|
KAPUAS HULU, khatulistiwamedia.co.id – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, meninjau progres pembangunan Jembatan Gantung Sungai Mendalam di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Senin (27/7/2026). Hingga saat ini, pembangunan jembatan tersebut telah mencapai 73 persen atau melampaui target sebesar satu persen.
Dalam peninjauan itu, Lasarus mengatakan jembatan dibangun untuk menghubungkan sejumlah desa sekaligus memberikan akses yang lebih aman bagi masyarakat, terutama para pelajar yang setiap hari harus menyeberangi Sungai Mendalam untuk menuju sekolah.
"Jembatan ini menghubungkan beberapa desa dan akan dimanfaatkan masyarakat, termasuk anak-anak sekolah karena sekolahnya berada di seberang sungai. Sebelumnya mereka menyeberang menggunakan perahu," kata Lasarus.
Menurutnya, kondisi arus sungai yang deras saat air pasang menjadi alasan utama pembangunan jembatan tersebut diprioritaskan.
"Daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kebetulan ada programnya sehingga kita bangunkan jembatan ini agar anak-anak bisa menyeberang dengan aman," ujarnya.
Lasarus menjelaskan, jembatan gantung tersebut dirancang khusus untuk kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Kendaraan ambulans masih dapat melintas, namun tidak diperkenankan berhenti di atas jembatan demi menjaga aspek keselamatan.
Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu melakukan pengawasan terhadap pemanfaatan jembatan setelah selesai dibangun agar tidak digunakan di luar kapasitas yang telah ditentukan.
"Pemanfaatan jembatan secara teknis perlu dikontrol oleh pemerintah daerah agar tidak ada oknum yang sesukanya melintasi jembatan tanpa memperhatikan aspek keselamatan," tegasnya.
Terkait progres pembangunan, Lasarus menyebut pekerjaan sempat mengalami hambatan akibat banjir yang beberapa kali terjadi. Meski demikian, pelaksanaan proyek saat ini tetap berada di atas target.
"Progresnya sudah 73 persen atau lebih satu persen dari target. Mudah-mudahan Oktober nanti sudah masuk tahap pemasangan alas jembatan sehingga segera bisa dimanfaatkan masyarakat," katanya.
Ia berharap pekerjaan dapat dimaksimalkan selama kondisi cuaca mendukung. Lasarus juga meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat terus mengawasi pelaksanaan proyek agar selesai sesuai perencanaan.
"Kepada BPJN Kalbar saya minta terus mengawasi pekerjaan ini dengan baik, dan kepada pelaksana saya minta agar proyek ini selesai tepat waktu," pungkasnya.
Dalam peninjauan tersebut, Lasarus didampingi Kepala BPJN Kalimantan Barat Chandra, Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, Ketua DPRD Kapuas Hulu, Yanto SP, Anggota DPRD Kapuas Hulu, Antonius Thambun dan Jugah, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu.
Penulis : Yohanes Santoso
#Lasarus #Jembatangantung #Kapuashulu