Bupati Kapuas Hulu Ajak Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Hal Positif
![]() |
| Foto: Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan memberikan arahan saat resepsi kenegaraan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Aula Pendopo Bupati Kapuas Hulu, Putussibau, Senin (17/8/2026)/ Istimewa |
KAPUAS HULU, khatulistiwamedia.co.id — Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif serta menjaga persatuan dan keharmonisan. Pesan tersebut disampaikan dalam resepsi kenegaraan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Aula Pendopo Bupati Kapuas Hulu, Putussibau, Senin (17/8/2026).
Fransiskus mengatakan peringatan kemerdekaan menjadi momentum untuk mensyukuri perjuangan bangsa sekaligus menghormati jasa para pahlawan yang gugur dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
“Momentum ini adalah ungkapan syukur atas kemerdekaan. Kita hormati para pahlawan yang gugur, karena mereka telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan,” kata Fransiskus.
Ia juga mengajak aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, pemuda, dan seluruh masyarakat untuk mengambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Kapuas Hulu.
“Pemda Kapuas Hulu terus berupaya memberikan manfaat nyata. Saya mengajak ASN, TNI, Polri, pemuda dan seluruh masyarakat untuk ambil bagian dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Fransiskus turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa. Ia juga mengapresiasi anggota Paskibraka yang telah menjalankan tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Saka Merah Putih dengan baik.
Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui perilaku yang membangun dan tidak merusak masa depan generasi muda.
“Kita isi kemerdekaan dengan hal yang positif. Anak muda harus menjaga persatuan dan keharmonisan antar sesama,” katanya.
Fransiskus mengingatkan generasi muda agar menjauhi narkoba, pergaulan bebas, judi online dan pinjaman online. Menurutnya, berbagai persoalan tersebut dapat berdampak terhadap kehidupan dan produktivitas kerja.
“Jangan sampai anak muda terjerumus narkoba, pergaulan bebas, judi online dan pinjaman online. Hal ini akan memengaruhi kehidupan dan produktivitas kerja,” tegasnya.
Penulis: Yohanes Santoso
