Batu Akik Red Arwana (Carnelian Calsedony) Kapuas Hulu mulai menjadi sorotan para pecinta batu akik di Kalimantan Barat. Salah satu jenis batu yang paling diminati masyarakat adalah batu red arwana ( carnelian calsedony ). Meski belum setenar batu bacan dari halmahera, red arwana juga mampu laris di pasaran lokal dan nasional. Tertarik mengulas lebih dalam tentang red arwana, media ini mencoba menelusuri asal muasal batu tersebut. Adalah Oniet, warga Desa Lunsara, Kecamatan Putussibau Selatan, salah satu pencari batu red arwana yang berhasil ditemui. Ia pun menceritakan perjuangannya bersama rekan sekampungnya mencari krikil-kerikil red arwana yang ternyata beresiko tinggi terhadap nyawa mereka. Oniet yang tampak ditemani dua orang putra dan istrinya yang sedang hamil menceritakan, pencarian red arwana dimulai dari desa Lunsara menuju desa Sepan. Perjalanan ke desa Sepan membutuhkan waktu satu hari satu malam dengan menggunakan long-boat, melewati beberapa riam (sunggai ...
Bupati Sis Koordinasi ke SBM Pertamina Sintang, Kuota BBM ke Hulu Bertambah
Yohanes Santoso
Font TerkecilFont Terbesar
Foto: Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan saat menyampaikan tentang langkah solusi masalah BBM subsidi kepada DPRD Kapuas Hulu di Putussibau, Kamis (20/8/2026)/ Yohanes Santoso
KAPUAS HULU, khatulistiwamedia.co.id - Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu terus berupaya mengatasi permasalahan distribusi BBM subsidi yang dikeluhkan masyarakat. Setelah membentuk tim untuk pengawasan dan penertiban distribusi, Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan berkoordinasi langsung dengan Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Sintang untuk penambahan kuota serta armada transportir yang menyalurkan ke wilayah Kabupaten Kapuas Hulu. Kabar baiknya penambahan kuota dan distribusi tersebut menjadi prioritas oleh SBM Pertamina Sintang.
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, mengatakan bahwa Pemda Kapuas Hulu sudah melakukan beberapa langkah untuk mengatasi masalah BBM subsidi. Dia menegaskan telah berkoordinasi dengan SBM Pertamina Sintang untuk prioritas suplai BBM ke Kapuas Hulu. "Tadi pagi mereka sudah memberikan tanggapan dan akan tambah kuota, pemilik SPBU dan APMS di Kapuas Hulu diarahkan untuk penembusan Delivery Order," ujarnya sembari menjawab pertanyaan DPRD Kapuas Hulu terkait langkah solusi masalah BBM subsidi, dalam rapat paripurna di Putussibau, Kamis (20/8/2026).
Bupati Fransiskus juga menambahkan pihaknya sudah membentuk Tim Pengawasan dan Penertiban Distribusi BBM subsidi Kapuas Hulu sesuai dengan surat keputusan Bupati. Tim ini telah melakukan rakor dan dalam berita acaranya menyepakati bila tim menemukan pelanggaran hukum di lapangan maka akan direkomendasikan ke kepolisian untuk menindak sesuai hukum yang berlaku, kemudian untuk pengantri yang menggunakan mobil tangki modifikasi akan diawasi dan tidak dibolehkan mengisi di SPBU/APMS. "Penertiban dan pengawasan tim ini akan dilakukan sampai distribusi BBM Subsidi ke masyarakat Kapuas Hulu normal. Kita berusaha sebaik mungkin untuk menyelesaikan keresahan masyarakat," pungkas Bupati Kapuas Hulu.